Seseorang atau mungkin banyak
orang mengatakan bahwa kepercayaan itu mahal harganya. Tidak salah. Akupun merasakannya.
Ketika aku bercerita, berkeluh kesah, atau meminta saran, aku selalu memilih, mana
yang bisa kupercaya untuk mendengarkanku. Hanya beberapa, tidak banyak. Aku,
selalu merasa setiap kali aku bercerita kepada seorang sahabat, aku
berekspetasi padanya untuk menyimpan ceritaku saja, jangan dibeberkan kepada
yang lain. Hanya saja, memiliki ekspektasi kepada manusia mampu melahirkan sebuah
kekecewaan.
Bisa jadi, cerita, keluh kesah,
dan aib orang lain dirasa memiliki nilai jual yang tinggi untuk penerimaan
lingkup pertemanan dan sosial bagi seseorang. Jahat? Memang, dan sangat. Tapi begitulah
hidup, tidak akan pernah baik-baik saja. Sudah tidak kaget, ketika curahan hati
pribadi seseorang menjadi konsumsi publik karena secara tidak langsung dijual
oleh orang lain.
Memiliki teman, dipandang baik,
hingga mendapat jabatan itu bisa dilakukan tanpa menjatuhkan harga diri orang
lain, kok. Semoga masih ada orang-orang dengan hati dan pikiran baik yang
menyetujui pernyataan tersebut.
Aku pernah mengalaminya, dan sakit
sekali hati ini rasanya. Aku memberikan kepercayaan penuh pada sosok yang nyatanya
bagiku tidak bisa dipercaya. Tidak peduli berapa kali aku berbuat baik padanya,
dia menjual aibku pun aku masih ingin memperlakukannya dengan baik. Belum sampai,
dan jangan sampai ada omongan jelek tentangnya yang sampai ditelingaku. Takkan tega. Harapku, dia tidak merasakan apa yang aku
rasakan atas perbuatannya.
Kepercayaan itu mahal. Ketika ada
orang yang akhirnya menceritakan kisahnya padamu, apalagi sampai meminta saran,
itu artinya dia sangat percaya sama kamu. Jangan jadikan cerita dia sebagai
alat yang bisa kamu jual demi kepuasan batinmu sendiri. Jika benci, benci saja
orangnya, seperlunya, dan tak perlu menebar benih kebencian dengan mengajak
orang lain untuk membenci melalui aib dia yang kamu ceritakan. Karena suatu
saat, kamu butuh juga untuk cerita ke orang lain dengan harapan rahasiamu aman.
Jakarta, 6 Oktober 2019.
No comments:
Post a Comment